07 January 2026
Ketua Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Kabupaten Bantul, Umi Masruroh, turut menghadiri acara Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Senin (5/1/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, khususnya di kalangan generasi muda lintas iman.
Acara tasyakuran tersebut dihadiri jajaran pejabat Kemenag Bantul, tokoh agama, para kepala madrasah, serta perwakilan organisasi kepemudaan lintas agama. Kehadiran FPLA dinilai sebagai simbol nyata harmonisasi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bantul yang dikenal sebagai Bumi Projotamansari.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Bantul H. Muntolib, S.Ag., M.S.I. menegaskan bahwa keterlibatan pemuda lintas agama memiliki makna strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Menurutnya, generasi muda memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam merawat kerukunan di tengah tantangan sosial dan dinamika keberagaman yang semakin kompleks.
“Kehadiran tokoh-tokoh pemuda lintas agama hari ini adalah simbol harmonisasi yang nyata. Pemuda memiliki peran penting dalam menjaga persaudaraan dan memperkuat moderasi beragama di Bantul,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Umi Masruroh yang juga menjabat sebagai Ketua PC Fatayat NU Bantul menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Kemenag Bantul dan berbagai elemen kepemudaan lintas iman. Ia menilai tasyakuran HAB Kemenag bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan refleksi komitmen bersama dalam merawat toleransi dan perdamaian.
“Tasyakuran HAB Kemenag ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kami, kaum muda, untuk terus menjaga dan merawat toleransi. Kami berkomitmen menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Bantul yang damai dan harmonis,” ungkapnya.
Selain doa bersama, rangkaian tasyakuran HAB Kemenag ke-80 juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pengabdian Kementerian Agama selama delapan dekade, serta ramah tamah yang menjadi ruang dialog antara pejabat pemerintah, tokoh agama, dan aktivis pemuda lintas agama.
Tahun ini, HAB Kementerian Agama RI ke-80 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat kerukunan, kolaborasi, serta peningkatan layanan keagamaan dan pendidikan di Indonesia.
Markaban Anwar