31 January 2026
Suasana Aula Kantor PCNU Bantul, Jalan Marsda Adisucipto Nomor 45, Karangbayam, Bantul, tampak khidmat pada Jum’at (30/1/2026) malam. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bantul menggelar Istighotsah Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 Masehi, yang dirangkai dengan peluncuran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) NU Bantul.
Istighotsah dipimpin oleh KH. Jawis Masruri dan diikuti ratusan jamaah dari berbagai unsur NU. Lantunan doa dan dzikir menggema, menciptakan suasana religius sebagai wujud syukur atas satu abad perjalanan jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Katib PBNU Dr. KH. Hilmy Muhammad, Ketua PWNU DIY Dr. KH. A. Zuhdi Muhdlor, M.Hum, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Bantul, anggota DPRD Bantul Fraksi PKB, para Ketua Rois Syuriah dan Tanfidziyah MWC serta Ranting NU se-Kabupaten Bantul, Ketua Muslimat NU Bantul drg. Hj. Siti Roikhana Munawaroh beserta jajaran Ketua PAC Muslimat NU se-Kabupaten Bantul, serta pengurus Badan Otonom dan Lembaga PCNU Bantul.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Bantul Prof. Dr. Riyanto menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU secara Masehi menjadi momentum untuk memperkuat khidmah organisasi kepada umat dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, PCNU Bantul secara resmi melaunching KBIHU NU Bantul sebagai ikhtiar meningkatkan kualitas layanan ibadah haji dan umrah bagi warga Nahdliyin.
Ia mengajak seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan untuk ikut menyukseskan program Manasik Haji dan Umrah PCNU Bantul, dengan mengoptimalkan peran struktur NU di tingkat MWC dan Ranting dalam mendampingi calon jamaah haji di wilayah masing-masing.
Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan jejaring kader NU hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, jejaring NU yang mencakup kelompok tani, komunitas sosial, dan basis ekonomi kerakyatan perlu terus diperkuat agar semakin berdaya. Ia berharap kehadiran NU dapat memberi manfaat tidak hanya bagi warga Nahdliyin, tetapi juga bagi masyarakat Bantul secara luas.
Sementara itu, Katib PBNU Dr. KH. Hilmy Muhammad menyampaikan apresiasi atas peluncuran KBIHU PCNU Bantul. Ia berpesan agar KBIHU NU dikelola secara profesional dengan mengedepankan kualitas layanan. Menurutnya, pelayanan yang baik dan manajemen yang tertata akan menumbuhkan kepercayaan jamaah untuk berhaji bersama KBIHU NU.
Anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut juga mengingatkan bahwa merawat jam’iyah NU yang telah berusia satu abad membutuhkan gerak yang berkelanjutan dan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWNU DIY Dr. KH. A. Zuhdi Muhdlor, M.Hum mengajak seluruh warga NU menjadikan peringatan satu abad NU sebagai momentum refleksi bersama. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, dan kerukunan dalam menjalankan roda organisasi NU di semua tingkatan.
Kegiatan istighotsah dan launching program tersebut menegaskan komitmen PCNU Bantul untuk terus menguatkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta memperluas peran NU dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan di Kabupaten Bantul.
Kontributor: Markaban Anwar