30 March 2025
Pesantren Ramadhan yang diadakan oleh PP Pemanahan MWC NU Pleret resmi ditutup pada hari Sabtu tanggal 30 Maret 2025 malam. Kegiatan penutupan ini dihadiri oleh Rois Syuriyah, K. Ja'far Shodiq, serta Ketua Tanfidziyah, Dr. Imam Muhsin, M.Ag. Acara ini berlangsung di limasan pesantren dan dihadiri oleh seluruh jamaah yang mengikuti kegiatan selama sebulan penuh.
Pesantren Ramadhan ini dilaksanakan setiap malam mulai pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, dengan rangkaian kajian yang berbeda setiap harinya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama dan mempererat tali silaturahmi antar jamaah. Berikut adalah jadwal kajian yang telah dilaksanakan:
1. Hari Ahad: Kajian kitab Munjiyat oleh Kyai Moh. Rosid Husaini, S.Ag.
2. Hari Senin: Kajian kitab Wasiyatul Musthofa oleh Kyai Ahmad Farid, S.Pd.I., M.Pd.
3. Hari Selasa dan Rabu: Kajian kitab Risalah Ahlus Sunnah wal Jama'ah oleh Gus Zainal Mumajjad.
4. Hari Kamis: Mujahadah dan ziarah kubur diikuti oleh semua jamaah.
5. Hari Jum'at: Kajian kitab Nashoihul 'Ibad oleh Kyai Dr. Imam Muhsin, M.Ag.
6. Hari Sabtu: Kajian kitab Safinatun Najah oleh Kyai Ja'far Shodiq.
Pada penutupan malam ini, K. Ja'far Shodiq menyampaikan pesan agar ilmu yang didapat selama Ramadhan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan pembelajaran. Mari kita teruskan semangat ini,” ungkapnya.
Dr. Imam Muhsin, M.Ag juga menekankan pentingnya melanjutkan kajian tersebut. “Kajian kitab akan dilanjutkan setiap Minggu pagi pukul 06.00 - 07.00 WIB, dimulai pada Ahad Pon setelah kegiatan syawalan yang akan dilaksanakan tanggal 13 April 2025 mendatang. Kami berharap semua jamaah dapat terus berpartisipasi,” tambahnya.
Kegiatan penutupan ditandai dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan tumpengan (makan nasi tumpeng dengan lauk ingkung). Acara ini diharapkan dapat menjadi momen refleksi dan penguatan iman bagi seluruh jamaah menjelang bulan Syawwal. “Semoga Pesantren Ramadhan ini menjadi awal yang baik bagi PP Pemanahan MWC NU Pleret dan seluruh jamaah untuk terus menuntut ilmu dan memperkuat iman di bulan-bulan berikutnya”, pungkas Kyai Imam dalam sambutannya.
Kontributor: IM