Berita

LAYANAN AMBULAN NU BANTUL LAYANI 1.097 PERJALANAN SELAMA MEI 2026

02 June 2026

Unduh gambar :

Layanan Ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Bantul terus menunjukkan perannya sebagai layanan kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat. Selama bulan Mei 2026, layanan ambulans yang dikelola NU Care-LAZISNU Bantul mencatat 1.097 perjalanan (trip) untuk melayani kebutuhan warga di berbagai wilayah Kabupaten Bantul dan sekitarnya.


Ketua NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Bantul, H. Choiron Marzuki, menyampaikan keterangan tertulis bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata komitmen para relawan dan pengemudi ambulans dalam memberikan pelayanan sosial yang cepat, mudah, dan tanpa membedakan latar belakang masyarakat.


“Alhamdulillah, sepanjang Mei 2026 layanan Ambulans NU Bantul telah melayani 1.097 perjalanan. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ambulans sosial yang kami kelola. Kami berupaya agar layanan ini terus hadir membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya, Senin (1/6/2026).


Dari total layanan tersebut, 1.017 perjalanan digunakan untuk mengantar pasien, sementara 80 perjalanan lainnya melayani ambulans jenazah. Data ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan dan transportasi pasien masih menjadi kebutuhan utama masyarakat yang memanfaatkan Ambulans NU Bantul.


Berdasarkan kategori layanan, mayoritas perjalanan digunakan untuk antar-jemput pasien, yakni sebanyak 823 layanan. Selain itu, terdapat 100 layanan antar pasien, 88 layanan jemput pasien, 55 layanan antar jenazah atau pemakaman, serta sejumlah layanan lain seperti jemput jenazah dan kegiatan sosial kemasyarakatan NU.


Dari sisi usia penerima manfaat, kelompok usia 61–70 tahun menjadi pengguna layanan terbanyak dengan 314 pasien, disusul kelompok usia 51–60 tahun sebanyak 259 pasien dan usia 71–80 tahun sebanyak 168 pasien. Data ini menunjukkan bahwa layanan ambulans sangat membantu kelompok lanjut usia yang membutuhkan akses transportasi menuju fasilitas kesehatan.


Sementara itu, berdasarkan diagnosis pasien yang dilayani, kasus stroke menempati urutan tertinggi dengan 192 pasien, diikuti pasien hemodialisis (HD/cuci darah) sebanyak 170 pasien, penyakit dalam sebanyak 107 pasien, dan kondisi gawat darurat IGD sebanyak 96 pasien. Selain itu terdapat layanan untuk pasien patah tulang, kontrol pascaoperasi, pulang opname, serta berbagai kondisi kesehatan lainnya.


Adapun tujuan pelayanan yang paling banyak dituju adalah RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan 238 perjalanan, disusul RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sebanyak 199 perjalanan, serta berbagai rumah sakit lain seperti RS Nur Hidayah, RSPAU Hardjolukito, RSA UGM, RS PKU Muhammadiyah Bantul, dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.


Aktivitas pelayanan juga berlangsung hampir setiap hari selama bulan Mei. Puncak layanan terjadi pada 22 Mei 2026 dengan 63 perjalanan dalam satu hari, sementara rata-rata pelayanan harian berada pada kisaran puluhan perjalanan. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas dan dedikasi para relawan ambulans dalam melayani kebutuhan masyarakat.


Menurut H. Choiron, keberlangsungan layanan Ambulans NU Bantul tidak lepas dari dukungan para donatur, munfiq, dan masyarakat yang mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui NU Care-LAZISNU Bantul.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, relawan, dan driver ambulans yang telah berkontribusi. Dukungan inilah yang memungkinkan layanan ambulans tetap hadir selama 24 jam untuk membantu warga yang membutuhkan,” katanya.


Melalui jaringan ambulans yang terus berkembang, NU Care-LAZISNU Bantul berharap dapat memperluas manfaat pelayanan sosial-kemanusiaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama di tengah masyarakat.


Untuk kebutuhan layanan ambulans, masyarakat dapat menghubungi Call Center Ambulans NU Bantul di nomor 0817-1717-1926.


Kontributor: Markaban Anwar


Keterangan foto/gambar:

1.Infografis Layanan Ambulan NU Care-LAZISNU Bantul periode Mei 2026.

BERITA LAINNYA