Berita

PENGAJIAN MANASIK HAJI, PCNU BANTUL BEKALI CALON JAMAAH HAJI 2027-2028

15 June 2026

Unduh gambar :

Pengajian Manasik Haji KBIHU PCNU Bantul Bekali Calon Jamaah Haji 2027–2028


Sejak pagi hari, Aula Kantor PCNU Bantul di Jalan Marsda Adisucipto No. 45 Bantul telah ramai didatangi para calon jamaah haji yang mengikuti Pengajian Manasik Haji KBIHU PCNU Bantul, Ahad (14/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh calon jamaah haji yang diperkirakan akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2027 dan 2028.


Puluhan peserta memenuhi ruangan dengan tertib dan khidmat. Meski masa keberangkatan mereka masih satu hingga dua tahun lagi, semangat untuk mempersiapkan diri sudah tampak sejak dini. Hal ini menunjukkan kesadaran bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan juga perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan ilmu, mental, kesehatan, serta kesabaran.


Pengajian manasik kali ini menghadirkan dua narasumber, yakni KH Ahmad Zabidi Marzuqi, Lc., Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Ramly Giriloyo Imogiri Bantul, serta H. Aidi Johansyah, S.Ag., M.M., Kepala Bidang PAKIS Kanwil Kementerian Agama DIY yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Bantul.


Dalam pemaparannya, H. Aidi Johansyah menjelaskan tentang pentingnya istithaah haji, yaitu kemampuan yang harus dimiliki seseorang untuk menunaikan ibadah haji, meliputi kemampuan finansial, pemahaman manasik, keamanan perjalanan, serta kesehatan fisik dan mental.


Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul tersebut menerangkan bahwa daftar calon jamaah haji yang akan diberangkatkan biasanya diumumkan oleh Kementerian Agama menjelang bulan Ramadhan pada tahun keberangkatan. Pada saat itulah para calon jamaah diminta untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.


“Persiapan finansial tentu penting, tetapi sebelum itu para calon jamaah perlu membekali diri dengan ilmu dan pemahaman manasik haji agar ketika berangkat nanti dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan benar,” jelasnya.


Sementara itu, KH Ahmad Zabidi Marzuqi menegaskan bahwa langkah para calon jamaah mengikuti bimbingan di KBIHU PCNU Bantul merupakan pilihan yang tepat. Melalui KBIHU NU Bantul, jamaah tidak hanya mendapatkan pembekalan fiqih haji, tetapi juga pendampingan spiritual berdasarkan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.


Menurutnya, bimbingan manasik yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemahaman syarat, rukun, dan tata cara ibadah secara fiqih, tetapi juga memperdalam dimensi tasawuf, doa-doa, dzikir, dan amalan khas Nahdlatul Ulama agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh makna.


“Ketika berada di Madinah nanti, jamaah akan dibimbing dalam pelaksanaan ibadah Arbain, amalan sholat wajib berjamaah sebanyak 40 waktu secara berturut-turut di Masjid Nabawi Madinah serta tata cara ziarah ke makam Rasulullah SAW dan tempat-tempat bersejarah lainnya,” ujar KH Ahmad Zabidi.


Sementara itu, Ketua KBIHU PCNU Bantul, H. Shobir Hatimy, menjelaskan bahwa keberadaan KBIHU PCNU Bantul didirikan untuk memberikan pembinaan dan pelayanan ibadah haji yang berlandaskan paham Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah kepada masyarakat Kabupaten Bantul.


Menurutnya, masih banyak calon jamaah yang berangkat ke Tanah Suci dengan keterbatasan pemahaman mengenai pelaksanaan ibadah haji sesuai tradisi keagamaan yang selama ini mereka amalkan. Tidak jarang mereka mengalami kebingungan ketika menjumpai perbedaan praktik ibadah yang dipengaruhi oleh paham lain, sehingga menimbulkan keraguan terhadap amalan yang selama ini dijalankan.


“Karena itu KBIHU PCNU Bantul hadir sebagai wadah pembinaan, pendampingan, dan pelayanan bagi calon jamaah haji agar mereka dapat beribadah dengan tenang, mantap, dan sesuai tuntunan Aswaja an-Nahdliyah,” ungkapnya.


Shobir menambahkan, selama bulan Juni ini KBIHU PCNU Bantul mengagendakan pengajian manasik setiap Ahad pagi dengan menghadirkan para kiai yang memiliki kompetensi di bidang fikih haji, di antaranya KH Ahmad Zabidi Marzuqi, KH Damanhuri, dan KH Henry Sutopo. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para calon jamaah haji dapat mempersiapkan diri secara lebih matang, baik dari aspek keilmuan, spiritualitas, maupun kesiapan mental sebelum berangkat menunaikan rukun Islam kelima.


Kontributor: Markaban Anwar


Keterangan foto:

1.Suasana Pengajian Manasik Haji KBIHU PCNU Bantul, Ahad (14/6/2026). [foto: PCNU Bantul]

BERITA LAINNYA