23 June 2026
Kantor PCNU Bantul tampak ramai sejak pagi hari, Ahad (21/6/2026). Puluhan calon jamaah haji memenuhi ruang pertemuan untuk mengikuti Pengajian Manasik Haji yang diselenggarakan KBIHU PCNU Bantul mulai pukul 07.30 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh calon jamaah haji yang diproyeksikan berangkat pada tahun 2027 dan 2028. Para peserta tampak antusias mengikuti pembekalan yang diberikan sebagai bekal persiapan menunaikan ibadah haji. Suasana berlangsung tertib dan khidmat, sementara para jamaah dengan saksama menyimak setiap materi yang disampaikan narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah PCNU Bantul, Drs. KH. Damanhuri, menyampaikan materi yang menitikberatkan pada aspek spiritual dan keagamaan dalam pelaksanaan ibadah haji. Ia menegaskan pentingnya meluruskan niat, menjaga kesabaran, serta memperkuat akhlak sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Selanjutnya, H. Bashori Alwi, S.Ag., M.A. dari Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai ketentuan yang berlaku. Materi yang disampaikan meliputi persiapan keberangkatan, pelaksanaan rukun dan wajib haji, hingga berbagai hal teknis yang perlu dipahami jamaah selama berada di Arab Saudi.
Pengajian manasik ini merupakan bagian dari ikhtiar KBIHU PCNU Bantul dalam mendampingi calon jamaah haji agar memiliki pemahaman yang utuh, baik dari aspek fikih ibadah maupun kesiapan mental dan spiritual.
Sementara itu, Ketua KBIHU PCNU Bantul, H. Shobir Hatimy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengajian manasik kedua yang diselenggarakan pada bulan Juni 2026.
"Kami telah mengagendakan pengajian manasik setiap Ahad pagi dengan menghadirkan para kiai dan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang fikih haji. Untuk Ahad depan, insyaallah materi akan disampaikan oleh KH. Henry Sutopo," ujarnya.
Menurutnya, pengajian manasik yang dilaksanakan secara rutin ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada calon jamaah haji sehingga mereka dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari segi pengetahuan, kesehatan, maupun kesiapan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kontributor: Markaban Anwar