17 February 2026
LKKNU Bantul Gelar Ngaji Puasa & Sharing Skill Writing di Ponpes Al-Hadi II
Bantul (LKKNU Bantul)– Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Bantul menggelar kegiatan bertajuk Ngaji Puasa & Sharing Skill Writing pada Selasa (17/2) di Pondok Pesantren Al-Hadi II, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para santri dengan penuh antusias sebagai bekal menyambut bulan penuh berkah.
Acara diawali dengan ngaji puasa yang membahas kesiapan lahir dan batin dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Materi difokuskan pada pemahaman fiqih puasa, adab selama bulan suci, serta bagaimana menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas diri. Suasana berlangsung khidmat dan interaktif, di mana para santri aktif bertanya dan berdiskusi.
Pengasuh Ponpes Al-Hadi II, Gus Alfan Aliyafi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara pesantren dan LKKNU Bantul.
“Kami sangat berterima kasih atas kerjasamanya dalam program ini. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para santri, terlebih dalam menyambut bulan Ramadhan,” ujar Gus Alfan.
Gus Alfan menambahkan bahwa Pondok Pesantren Al-Hadi II memiliki sejumlah kegiatan rutin, di antaranya ngaji kitab kuning, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai program penunjang pengembangan karakter dan keilmuan santri. Pondok Pesantren Al-Hadi II sendiri didirikan pada tahun 2009 dengan visi memadukan pendidikan tradisional pesantren dan penguatan karakter modern. Pesantren ini menekankan pendalaman ilmu agama, tahfidz Al-Qur’an, serta pengembangan potensi santri secara menyeluruh, dan terintegrasi dengan lembaga pendidikan formal seperti MTs Al-Hadi.
Sementara itu, Ketua LKKNU Bantul, Kiai Muhaimin, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya siap memperluas kolaborasi dengan berbagai sekolah, madrasah, maupun pondok pesantren dalam memberikan materi keagamaan dan penguatan kapasitas generasi muda.
“Program tahun 2026, pengurus LKKNU Bantul siap berkolaborasi dengan sekolah, madrasah maupun pondok pesantren, khususnya dalam penguatan materi keagamaan dan pengembangan keterampilan,” jelasnya.
Selain ngaji puasa, kegiatan ini juga diisi dengan sesi *Sharing Skill Writing* yang menghadirkan Jamilludin sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Jamilludin menekankan pentingnya membekali santri dengan keterampilan menulis di era digital saat ini. Menurutnya, kemampuan menulis bukan hanya sarana ekspresi, tetapi juga media dakwah dan kontribusi pemikiran.
“Saat ini para santri harus dibekali berbagai keterampilan, termasuk keterampilan menulis agar karyanya bisa dipublikasikan. Mari para santri semangat ngaji, juga semangat menulis. Suatu saat tulisan akan bermanfaat,” ungkap Jamil penuh motivasi.
Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tersebut. Salah satu peserta, Yasin, mengaku sangat termotivasi setelah mengikuti kegiatan ini.
“Saya merasa sangat termotivasi dengan materi yang diberikan. InsyaAllah saya siap lebih produktif menulis dan mengembangkan kemampuan diri,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan antara LKKNU Bantul dan lembaga pendidikan di Bantul dalam membina generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga terampil dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Dengan semangat Ramadhan, para santri diharapkan mampu meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mengasah potensi diri untuk kemaslahatan umat.
Kontributor: Jamiluddin