Berita

SEPTEMBER 2026, AMBULANS NU CARE LAZISNU BANTUL CAPAI 1.091 LAYANAN

06 October 2026

Unduh gambar :

Layanan ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Bantul terus bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat sepanjang September 2026. Berdasarkan laporan bulanan yang disampaikan Koordinator Ambulans NU Bantul, Hermawan, melalui keterangan tertulis pada Jumat, 2 Oktober 2026, tercatat sebanyak 1.091 trip layanan ambulans selama satu bulan.

 

Dari total tersebut, 1.034 trip merupakan layanan ambulans pasien, sementara 57 trip berupa layanan ambulans jenazah. Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi kemanusiaan yang dikelola NU Care-LAZISNU PCNU Bantul.

 

Jika dilihat berdasarkan kelompok usia, pengguna layanan paling banyak berasal dari kelompok usia 60–70 tahun, sebanyak 303 pasien. Berikutnya kelompok usia 70 tahun ke atas sebanyak 292 pasien, usia 50–60 tahun sebanyak 254 pasien, usia 40–50 tahun sebanyak 83 pasien, dan usia 30–40 tahun sebanyak 66 pasien. Sementara itu, kelompok usia 20–30 tahun tercatat 35 pasien, usia 10–20 tahun sebanyak 34 pasien, dan usia 0–10 tahun sebanyak 24 pasien.

 

Dari sisi diagnosis atau kondisi pasien, kategori lainnya menjadi kelompok terbesar dengan 337 layanan. Selanjutnya terdapat stroke 225 layanan, HD (hemodialisis) 120 layanan, kondisi emergency/IGD 113 layanan, patah tulang 89 layanan, penyakit dalam 70 layanan, pulang opname 70 layanan, serta kontrol pascaoperasi 67 layanan.

 

Untuk tujuan pelayanan, RSUD Panembahan Senopati menjadi tujuan terbanyak dengan 248 layanan, disusul RSUP Dr. Sardjito sebanyak 237 layanan. Tujuan berikutnya adalah RSU PKU Bantul 123 layanan, serta sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Selain mengantar pasien ke fasilitas kesehatan, layanan ambulans juga digunakan untuk tujuan pemakaman, puskesmas, maupun kebutuhan pelayanan masyarakat lainnya.

 

Berdasarkan jenis layanan, mayoritas perjalanan merupakan antar-jemput pasien, yang mencapai 825 layanan. Selain itu terdapat layanan antar pasien, jemput pasien, antar jenazah/pemakaman, jemput jenazah, kegiatan NU, dan layanan lainnya. Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa ambulans NU Care-LAZISNU tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi pasien, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan sosial dan kemanusiaan yang lebih luas.

 

Aktivitas layanan juga berlangsung hampir setiap hari. Dalam catatan harian selama September, jumlah perjalanan tertinggi terjadi pada 22 September dengan 52 layanan, sedangkan angka terendah tercatat pada 6 September dengan lima layanan. Secara keseluruhan, akumulasi data harian tersebut mencapai 1.091 trip.

 

Data tersebut menjadi gambaran nyata bahwa ambulans NU Care-LAZISNU PCNU Bantul memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan akses transportasi menuju maupun dari fasilitas kesehatan. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus bergerak, layanan ini hadir dengan semangat kepedulian dan gotong royong.

 

Secara umum, dari sisi karakteristik fungsionalnya, mayoritas pergerakan merupakan bentuk layanan antar-jemput pasien secara berkala. Ragam mobilitas lainnya meliputi pengantaran satu arah, penjemputan eksternal, dan akomodasi jenazah.

 

"Data dan fakta ini menjadi laporan pertanggungjawaban publik kami sekaligus bukti nyata bahwa kehadiran LAZISNU PCNU Bantul di tengah umat bukan sekadar tentang pengelolaan dana sosial, melainkan mewujud pada aksi filantropi yang konkret, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada keselamatan jiwa masyarakat," terang Hermawan.


Kontributor: Markaban Anwar

BERITA LAINNYA